Stretagi Mendapatkan Karyawan Baru Kurang dari 1 Bulan

Mengurangi time to hire agar cepat dapat kandidat baru

Time to hire, metric kunci untuk mempercepat proses hiring karyawan

Ada pepatah yang mengatakan “Only fools rush in”, namun dalam konteks recruitment yang sangat kompetitif saat ini, perusahaan harus mendapatkan kandidat dengan cepat, atau perusahaan akan beresiko kehilangan bakat terbaik. 

Jika dilakukan dengan benar, “cepat” bukanlah hal yang buruk dalam recruitment, dan ada banyak keuntungan untuk mempercepat waktu hiring di perusahaan.

Metrik time to hire menjadi salah satu indikator kinerja utama untuk merekrut. 

Faktanya, hanya 30% perusahaan yang dapat mengisi posisi kosong dalam waktu 30 hari. Sisanya membutuhkan waktu antara 1-4 bulan!

Mengukur waktu untuk hiring kandidat bukanlah hal yang mudah, tetapi begitu Anda memiliki data, maka akan mudah untuk menentukan improvement areas.

Dan mengapa Anda harus mengurangi waktu tersebut?

Hiring time yang terlalu lama tidak hanya meningkatkan cost per hire, tetapi juga meningkatkan risiko kehilangan kandidat yang  fast-moving (high quality).

Jadi, untuk membantu Anda meningkatkan recruitment process Anda (dan menemukan talent yang tepat dengan cepat), berikut kami kupas secara tuntas pada artikel di bawah ini!

 

Apa itu Time to Hire?

Time to hire adalah jumlah hari yang dibutuhkan dari kandidat melamar suatu posisi, hingga akhirnya kandidat menerima pekerjaan. 

Dengan kata lain, metrik ini mengukur waktu yang dibutuhkan seseorang untuk melewati proses recruitment setelah melamar.

Rata-rata waktu hiring akan berbeda tergantung pada industrinya. 

Beberapa industri memiliki rata-rata 12 hari, sementara industri lainnya memiliki kisaran hingga lebih dari 40 hari. Umumnya, rata-rata time-to-hire di seluruh industri adalah sekitar 34 – 36 hari.

 

Time to Hire Vs Time to Fill

Time to fill dan time-to-hire adalah dua metrik berbeda yang memberikan insights yang berbeda pula. 

Mengukur time to fill dimulai saat lowongan pekerjaan di publikasikan dan berakhir ketika kandidat menerima tawaran. 

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, time-to-hire adalah jumlah hari sejak kandidat melamar (memasuki talent pipeline) hingga menerima tawaran (offer) pekerjaan. 

Time to fill akan selalu lebih panjang daripada time-to-hire ketika kandidat melamar kerja setelah tanggal posting lowongan.

 

Pengaruh Time-to-Hire terhadap Recruiting ROI

Time-to-hire merupakan dasar untuk menentukan seberapa efisien kandidat melalui proses perekrutan perusahaan.

Time-to-hire adalah salah satu metrik HR yang paling umum digunakan karena mudah dihitung dan dilacak, dan memiliki dampak nyata pada revenue perusahaan. Semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk mempekerjakan seseorang, semakin tinggi biaya yang dikeluarkan. 

Di sisi lain, semakin efisien perusahaan dapat mempekerjakan karyawan dan membuat karyawan baru berkontribusi pada business result. 

 

Manfaat Mengurangi Time-to-Hire bagi Perusahaan?

Time-to-hire yang lebih singkat akan memberikan keuntungan, tidak hanya bagi kandidat tetapi juga perusahaan Anda. 

Selain menghemat waktu Anda dan tim recruitment, beberapa keuntungan mengurangi time-to-hire meliputi:

 

Mengurangi Time to Fill

Dengan mengurangi time-to-hire, otomatis Anda akan secara efektif mengurangi waktu keseluruhan time to fill perusahaan, yang mengukur berapa lama waktu yang dibutuhkan tim rekrutmen Anda untuk mengisi posisi sejak Anda memposting pekerjaan.

 

Menemukan kandidat berkualitas dengan cepat

Time-to-hire yang singkat berarti perusahaan bisa mempercepat proses kandidat ideal melalui recruiting funnel

Sehingga perusahaan bisa segera mengikat kandidat terbaik, sebelum kandidat ideal tersebut menjalani proses recruitment di perusahaan lain, atau bahkan menerima tawaran yang lebih kompetitif.

 

Meningkatkan pengalaman kandidat selama recruitment

Proses screening yang cepat memberikan kesan positif bagi kandidat, yang bisa menjadi faktor penentu apakah mereka menerima surat penawaran atau menolaknya.

 

Costs per Hire lebih Rendah 

Menurut Ideal, 28% dari business operation cost dihabiskan untuk HR; biaya tersebut digunakan untuk iklan lowongan pekerjaan, background check kandidat, relokasi karyawan baru, dan banyak lagi.

Dengan mempercepat waktu hiring ini, perusahaan dapat mengurangi sebagian besar biaya yang terkait dengan recruitment.

 

Cara Mengurangi Time to Hire

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, ada banyak manfaat dari time-to-hire yang singkat. Pertanyaan berikutnya adalah: “Bagaimana cara mengurangi time-to-hire?”

Berikut adalah 5 cara yang dapat digunakan:

 

Rancang dan terapkan strategi berdasarkan data

Data yang dimiliki perusahaan akan menjadi tolok ukur dan cara bagi perusahaan untuk menentukan strategi apa yang dapat diterapkan untuk mengurangi time-to-hire.

 

Selain waktu rata-rata hiring kandidat, beberapa metrik utama yang perlu dipertimbangkan oleh perusahaan:

  • Time to hire industry average – Bagaimana data perusahaan jika dibandingkan dengan perusahaan lain di industri yang sama? Data ini akan memberikan insight tentang pengaruh ekonomi, politik, atau peristiwa nasional atau global lainnya terhadap kandidat.
  • Time to fill – Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengisi posisi vacant setelah memposting lowongan kerja?
  • Time between stages  – Berapa lama kandidat menunggu tahapan berikutnya pada hiring funnel?
  • Application completion rate – Tingkat completion rate akan memberikan insight terkait keefisienan proses melamar saat ini.
  • Response rate – Seberapa responsif kandidat terhadap semua bentuk komunikasi, seperti panggilan telepon atau email?
  • Candidates per hire – Berapa banyak interview yang dilakukan sebelum menemukan kandidat yang cocok dan kirim offer letter?
  • Quality of hire – Apakah Anda dapat menemukan kandidat yang solid di tengah banyaknya lowongan berterbarani? Apakah proses hiring berjalan otomatis di funnel, atau adakah staf khusus untuk ini?
  • Cost per hire – Apakah Anda menggunakan terlalu banyak resource untuk proses recruitment ini, atau justru kurang?
  • Satisfaction rates – Salah satu cara memutuskan untuk meningkatkan proses recruitment yang adalah adalah dengan mengirimkan survei kepada karyawan baru untuk mendapatkan feedback terkait pengalaman mereka. Hal yang sama dapat dilakukan untuk recruiter.

Setelah mengumpulkan metrik perekrutan penting ini, Anda dapat memulai proses mengurangi time to hire dengan metode yang paling sesuai untuk perusahaan.

 

Evaluasi funnel recruitment saat ini

Funnel recruitment akan membantu recruiter untuk memvisualisasikan setiap langkah dari proses recruitment

Funnel sangat penting untuk mengidentifikasi proses yang perlu diperbaiki atau ditingkatkan.

 

Job Description yang realistis

Salah satu cara termudah untuk mulai mengurangi rata-rata waktu hiring adalah dengan menyaring kembali job desc yang digunakan dalam posting.

Faktanya, banyak pencari kerja yang ragu akibat jobdesk yang terlalu panjang dengan persyaratan yang tidak kalah panjang. 

Dengan meringkas jobdesk utama dan menekankan requirement yang benar-benar penting, lowongan kerja akan terlihat tidak terlalu intimidatif dan akan menghasilkan lebih banyak pelamar yang memenuhi syarat ke dalam funnel recruitment Anda.

 

Kesimpulan

Mengurangi time-to-hire akan meningkatkan application & screening experience, membuat proses rekrutmen lebih efisien, dan membantu perusahaan dengan cepat mengisi role penting dengan kandidat yang berkualifikasi tinggi.

Setelah perusahaan menemukan kandidat yang ideal, jangan menunda offering. Perusahaan akan terkejut mengetahui bahwa alasan terbesar kandidat menolak offering adalah karena mereka telah menerima tawaran dari perusahaan lain. Anda tidak ingin ini terjadi dengan pilihan utama Anda, kan?

Jika seorang kandidat memberikan counter offer atau membagikan detail offering dari kompetitor, bersiaplah untuk bernegosiasi. Karena Anda mengenal kandidat dengan sangat baik pada titik ini, gunakan semua informasi untuk membuat keuntungan di luar gaji.

 

Abhitech Recruitment Service – Karyawan yang Anda cari masuk bulan depan. 

Begini cara mewujudkan nya:

  1. Tim konsultan rekrutmen kami akan riset mendalam mengenai posisi yang Anda cari, termasuk kpi, candidate personality, user personality, dan culture.
  2. Tim kami memakai 100,000 database kandidat, network passive candidates, social media, communities, groups dan 4 cara diatas untuk sourcing kandidat yang Anda cari.
  3. Administrasi seperti jadwal interview, psikotest, negosiasi gaji, onboarding dan lainnya pun akan kami bantu koordinasi dan fasilitasi.

Klik disini untuk diskusi dengan tim rekrutmen expert kami mengenai detail teknik rekrutmen diatas tanpa kewajiban untuk memakai service rekrutmen kami.

Apabila Anda ingin dicarikan karyawan oleh tim rekrutmen expert kami, beritahu apa posisi nya. Agar segera kami siapkan 3 profile kandidat yang sesuai. Klik disini.

0
Rate this post

Related Posts